Sunday, February 26, 2012

Last night, I called Ibu in the middle of her dzikir to chat, she asked me to call her again after her praying... I did not call her again.

Ibu called me back, instead .. I was struggling with my backpain in bed, and refused to pick the phone & talk to her... My husband told her that I had been slept and just wanted to chat with her previously.

Early morning, Ibu texted me to ask what I wanted to tell her last night... I texted back: "Nothing important, I just had my backpain attacked".

Then, Ibu suddenly arrived at my house... Bringing with her delicious King Prawn and Sotong, cooked! And bunch of love and care for me, as well.

She came, while she has to struggling with her own pain; hardly to walk and backpain... Cooked my favourite food and delivered it by her self.

How sin I am ... To share her my pain, to not call her back, to not pick up her phone, to make her worried instead of care her more.

I am so very sory, Ibu... Astaghfirullah... I love you more than I - myself - ever realized ... Yet, it's NOTHING compare to your love to me.

Jazakallah bil jannah ... Ibu, I wish Allah SWT will bless you with heaven.. Amiiin.

Forgive me, I love you Ibu *kiss*

Thursday, September 06, 2007

Innalillahi wainailaihi roji'un
hari ini, berkurang lagi umur Aa'..

Bersyukur hingga hari ini masih diberi
nikmat derita dan nikmat bahagia.

Hidup ini adalah do'a dan usaha
demi kehidupan kekal setelah kematian.

Semoga Inten akan selalu bisa mendampingi Aa',
sampai akhir bahagia dunia.
Amin.

Selamat ulang tahun, dear
I love you
tjoep!

Surabaya, 11 Agustus 2007

Wednesday, May 30, 2007

kenangan tentang mereka
selalu singgah
terutama disaat kita
sedang goyah
Subhanallah...
manusiamanusia memang lemah!

Saturday, May 19, 2007

" ketika kesabaran tiba di perbatasan "
betapa berat, memang
menyatukan dua jiwa untuk satu
seorang manusia penuh kompleksitas
bertemu seorang manusia lain
yang setali tiga uang rumit'nya
menguntai benangbenang rasa bersama
menjalin sebuah selendang cinta berdua
dimana hasilnya sekedar kisah yang rapuh
ketika cerita mereka
berisi khilaf dan kesalahan
bukankah mestinya
dihiasi maaf dan perbaikan?!?
- dari kedua belah pihak -
bila di satu sisi
hanya ada ego & amarah
dalam menghadapi masalah
diliputi dendam yang meruah
lalu dengan geram menyerah
haruskah sisi yang lain
mengaku lelah
dan kalah?!?
lalu kemanakah
bulirbulir kesabaran
yang selama ini dikumpulkan

- dengan susah payah -
terbuang percuma'kah
dihempas oleh angkara murka
karna sebuah kesalahan
kesalahan...
sebuah "kesalahan"
bila diri ini yang melakukan
tapi sebuah "pembalasan"
bila diri'nya tenggelam dalam khilaf
pembalasan dendam..
dendam.. dendam..
darah dibalas darah
dan dimana
kasih sayang?!?
bila hanya sebelah
berjuang mempertahankan
maka kapal akan tetap goyah
dan sebelah dayung pun
akan menjadi aus
terkikis lelah
tenggelam
walau tak diinginkan
kesabaran pun
ternyata
punya
batas
.....

Friday, May 18, 2007

When you're close to tears remember
Some day it'll all be over
One day we're gonna get so high
And though it's darker than December
What's ahead is a different colour
One day we're gonna get so high
And at the end of the day remember the days
When we were close to the edge
And we'll wonder how we made it through the night
The end of the day remember the way
We stayed so close till the end
We'll remember it was me and you
'Cause we are gonna be forever you and me
You will always keep me flying high in the sky of love

Tuesday, April 10, 2007

Kontemplasi Basi

Benarkah
ini yang kudamba
dalam hidupku?

Apakah
ini yang kurindukan
dalam setiap
kedipan mata,
helaan nafas
dan detakan jantungku?

Sungguhkah
ini yang kutunggu
dengan kesabaran
dan kepasrahan
terdalam
lubuk hatiku?
Ber'kontemplasi,
meneguk segelas kopi,
diiringi lengkingan Nidji,
semakin tidak pasti, basi..!!!
tangis ibu, lukai hatiku

betapa tak berharga
aku
belum mampu
hapus
air mata itu

Thursday, March 08, 2007

sadar ga sih?!?
kamu tikam'kan
belati
berulang kali
luka'i hati..
saya


kenapa juga?!?
saya telan
sendiri
pahit laku'mu
atas nama..
cinta
bah! bah! bah!

Tuesday, January 30, 2007

Lagi…
realitas memburai ilusi’ku!
Ketika bunga-bunga mimpi bermekaran,
disaat bintang-bintang hati berpejaran;
terkulai jiwa, menyadari semua hanya bayang semu.

Lagi…
kamu khianati percaya’ku!

Saturday, December 23, 2006

Astaghfirullah al adzim...

Tadi, sendiri..
di keramaian kota.
Menatap lalu lalang kehidupan siang.
Dalam sunyi hati..
teringat sebuah nyanyian,
yang telah lama lalai kulagukan..
" subhanallah, wal hamdulillah, wallahu akbar! "
Dan hatiku pun, menangis...

Saturday, December 16, 2006

hati menangis,
miris..

saat kata terkikis,
habis..

suaramu mengiris,
sinis..

... yo wis,
dasar buncis! ...

[ps. iya.. iya.. buncis itu refer to you, manis!]

Wednesday, December 13, 2006

Heeuh, lelah sudah..
akhiri saja perjalanan;
cari tenang damai bahagia.

Sudah..
sudah lelah.

Monday, December 11, 2006

kenangan'nya tentang -dia-
... terlalu banyak
... terlalu dekat
... terlalu hangat
... (ke) terlalu (an)
... aahhhhh ...
dan aku termangu...

Friday, December 08, 2006

Alhamdulillah, thank you Allah...
for everything that happen in my precious life.
Pilihan...

Dalam hidup,
kita memang akan selalu dan selalu dihadapkan pada pilihan;
kanan-kiri, depan-belakang, baik-buruk..
ditambah lagi kemungkinan untuk memilih berada di tengah-tengah.

Setiap pilihan mengandung dua hal..
keuntungan atau kerugian, kebahagiaan atau kesedihan.
Well, itu pun menjadi pilihan kita dalam menentukan pilihan.

Terkadang, seperti sekarang..
pilihan-pilihan hidup itu bisa menjadi sangat menyebalkan.
Lebih menyebalkan lagi,
bila pilihan-pilihan itu dipilihkan oleh orang lain.
Sebalnya lagi, bila hasil dari pilihan itu merugikan kita.

Hhhhh... sudahlah,
hidup tidak selalu berada dalam kendali kita.
Yang paling susah dalam hidup,
-selain membuat pilihan-pilihan itu-;
adalah menerima apa yang dipilihkan hidup untuk dijalani.
Menjalani apa yang hidup pilihkan dengan baik;
agar apa-apa yang menyebalkan tadi..
at least bisa memberikan hasil guna,
bila bukan untuk diri kita, mungkin orang di sekitar kita.


I always believe;
that everything happened for a reason,
and the reason will always be the best aim.
Dear, I won't ask you to understand..
I only hope that you can be strong with me..
Cause I know..
that we are strong enough to face everything.

Thursday, November 23, 2006

dag dig dug

besok,
penentuan
akhir
sebuah
episode
hidupku..

besok,
pengharapan
baru
akan
episode
berikutnya

besok,
akan
menjadi
awal
sebuah
episode
lain

besok,
inshaAllah
berlalu
dengan
manis
amiin.

Wednesday, November 15, 2006

Hello there, the angel from my nightmare
The shadow in the background of the morgue
The unsuspecting victim of darkness in the valley
We can live like Jack and Sally if we want
Where you can always find me
We'll have Halloween on Christmas
And in the night we'll wish this never ends
We'll wish this never ends
Don't waste your time on me you're already
The voice inside my head (I miss you miss you)
Don't waste your time on me you're already
The voice inside my head (I miss you miss you)
Where are you and I'm so sorry
I cannot sleep I cannot dream tonight
I need somebody and always
This sick strange darkness
Comes creeping on so haunting every time
And as I stared I counted
Webs from all the spiders
Catching things and eating their insides
Like indecision to call you
and hear your voice of treason
Will you come home and stop this pain tonight
Stop this pain tonight
Don't waste your time on me you're already
The voice inside my head (miss you miss you)
Don't waste your time on me you're already
The voice inside my head (miss you miss you)

... Tonite soundtrack of my blue-ish heart ...

Sunday, November 12, 2006


Proudly present:
... PASHA ...
[one day before his 12 weeks birthday]
Weight 6350 gm

Friday, November 10, 2006

dunia memaafkan kita,
yang sedang jatuh cinta
Aku suka
caramu menyampaikan cinta
dengan bibirmu,
tanpa kata kata…

Aku suka
irama napasmu
saat aku
menyentuh kulitmu…

Aku suka
caramu melirikku
dengan dagu tertunduk rendah,
dan mata menyapu sosokku

Aku suka
ketika napas hangatmu
membelai
tenggorokanku

Aku suka
saat kau sulut rembulan
hingga bersinar,
menerangi pekat malamku

Ah, aku hanya suka kamu!
dua manusia
ber -satu-
menggandakan kebahagiaan
membagi kesedihan
dengan
cinta
bening minuman dalam kaca
tembus pandang bersatu keduanya
nyaris tak beda, seakan air
tanpa bejana… seakan bejana… tanpa air

[Dzu Al Nun Al Mishri]
Ketika dua hati…
memandang
pada bulan perak
dan
berharap
pada
bintang cemerlang
yang sama
dan
para malaikat mendengar
dengan lembut

Ketika dua jiwa…
percaya
cinta mereka
adalah selamanya;
maka
surga pun
akan mengabulkan

Thursday, November 09, 2006

Trap between...
- imagination -
and
- reality –

Imagination is so nice
while
reality is so tempting

Should I choose?!?

Could I just stay
in
between...?!?

Or just let...


Imagination
in the middle
of
reality

"Let me dreaming
the dream
of
my dream"

Tuesday, November 07, 2006

"Bersyukur yah, kamu dikelilingi orang orang yang sayang sama kamu!?!"
( A'yang, Spring 2006 )

Ibu tersayang;
Sosok yang keras dan [ "maaf, bu" ] sering mengesalkan,
tetapi di saat saat sadar..
disadari bahwa sikap itu dilandasi oleh kasih sayang tak berbatas beliau.
Kasih sayang yang entah kapan baru bisa berbalas seimbang,
entah kapan..
mungkin tak akan pernah tiba saatnya.
"Ibu, maafkan kata kata kasar yang sering terlontar dari mulut kotor ini. Maafkan diri yang terkadang melenceng dari peta hidup baik yang engkau gambarkan untukku. Terima kasih atas tangis dan tawa yang kau ciptakan untukku. Terima kasih, bu.. Mohon, tetap kuatlah untukku.. karna diri ini selalu butuh hangatmu."

Bapak tersayang;
"... anak cantik..!!!"
Hahahahaha,
rindu selalu untuk mendengar lagi [dan lagi] panggilan itu.
Pribadi yang tegas tetapi konyol dengan canda canda [garing] -nya,
yang dengan sikap dan ucapan santainya..
selalu berhasil menampar pipi ini hingga kembali memandang kedepan saat mata menjuling.
"Bapak, ga akan pernah kepala berhenti bergeleng dan bibir berhenti berdecak.. kekaguman pada caramu mendewasakanku. Tanpa paksaan atau kekangan, tetapi dengan bimbingan tangan yang lembut. Terima kasih untuk selalu ada bagi anak [cantik] -mu ini."

"Ibu, Bapak.. nyuwun pangestunipun."

Dedek tersayang;
Hitam, kriwul, gendut..
"ya ampyuuunn, apa yang terjadi denganmu adik?!?"
Kamu tuh ya, teman sejati mbak..
yang mencibir saat mulut ini harus dicibir,
yang mencubit saat tangan ini harus dicubit,
yang menyadarkan saat pikiran ini harus disadarkan..
yang memuji saat tingkah laku ini patut dipuji,
yang memeluk saat tubuh ini merindukan pelukan,
yang hadir disaat perempuan kecil ini merindukan teman.
"Dek, jangan pernah ragu bahwa kamu adalah satu satunya anak laki laki kesayangan bapak ibu.. karna mbak juga satu satunya anak perempuan kesayangan mereka. Terima kasih untuk berbagi tangis dan tawamu pada mbak, diwaktu mbak merasa tak dibutuhkan lagi. Terlebih, terima kasih untuk ikut menangis dan tertawa untuk setiap kekonyolan hidup mbak-mu ini. Keep cool, dude!"

Aa' tersayang;
"Aa' sayang Inten."
ucapan itu saja, melambungkanku ke langit ke sembilan..
Mengenalkanku pada sebuah istilah -jatuh cinta-,
lengkap dengan rayuan gombal dan cemburu butanya.
Mengucap cinta lewat mata,
berkata kasih lewat sentuhan,
berbisik sayang lewat perhatian.
"A'yang, ga bisa ngebayangin hidup ini tanpa jatuh cinta padamu. Aduhai indahnya bercinta, cemburu selalu.. bertengkar melulu. Aduhai indahnya bercinta, ada kamu ada aku.. -satu-. Tetap saling menyayangi ya, A'.. karna -kita- menguatkan diri lemah ini."

... Alhamdulillah ...
Hanya karna kasih-Mu ya Allah,
berlimpahlah diri hina ini dengan kasih sayang.
Allahu akbar .. Subhanallah!

Sunday, November 05, 2006

Sedih [lagi]
Sakit hati [lagi]

Maunya apa..?!?
Dasar manja..!?!

Hanya garagara masalah kecil, sedih!
Jadi aja punya pikiranpikiran buruk, sakit hati!

Mau gini terus yah..?!?
Ga capek apah..??!!?

Udah ah;
Ngantuk!

Wednesday, November 01, 2006

Lagi lagi, kasihku;
aku merindumu!
Bila diberi kesempatan untuk kembali ke masa lalu dan memperbaiki satu kesalahan hidup, mau dan mampukah kamu?!?

Sungguh, yang pertama kali terlintas saat menerima pertanyaan itu adalah kesalahan apa yang ingin atau harus aku perbaiki?!?

Bukan satu atau dua tingkah laku'ku di masa lalu [dan bahkan sekarang] yang merugikan diri sendiri dan juga orang lain. Lalu bila bisa merubah tapi harus memilih satu.. yang mana???

Sebenernya klo dipikirpikir lagi, dipikir benerbener.. kaya'nya ga ada kesalahan masa lalu yang perlu diperbaiki a.k.a dirubah.

Aku percaya, bila sesuatu terjadi karena suatu alasan.. sesuatu ada untuk suatu tujuan.. baik atau tidaknya alasan dan tujuan itu, tergantung pada diri kita untuk menelaah dan mengerti. Tapi aku lebih percaya, bila sang Maha Pengatur telah membuat rencana yang sungguh luar biasa.. lagilagi, terserah kita untuk mencoba memahami tentang rencana itu.

Kesalahan.. terjadi bukan tanpa alasan, bukan tanpa tujuan. Aku ga akan jadi aku yang sekarang, bila tidak melakukan atau melewati kesalahankesalahan dalam hidupku. Aku ga akan mengerti bahwa ada suatu kesempatan menjadi pribadi yang lebih baik, bila aku ga pernah melakukan kesalahan. Aku [mungkin] ga akan tau kebenaran, tanpa melewati kesalahan.

Kutengok dan kutelaah masa lalu'ku.. entahlah, ga kulihat penyesalan atas kesalahan apapun.. bukan keangkuhan apalagi kesombongan; hanya bersitan rasa syukur atas variasi jalan setapak'ku dalam rimba kehidupan. Jalan yang terkadang berbatu, berlubang dan kadang berjurang.. toh langkahku terus tercipta [alhamdulillah], walau dengan telapak kaki yang lecet penuh luka.. darahnya akan berhenti lalu kakiku menjadi lebih kuat menapak.

Ah, tentu saja diriku penuh kesalahan. Minal aidzin wal faidzin pada semua yang dirugikan oleh kesalahanku. Semoga, kesalahan itu membawa baik bagi jalanku dan bagi orangorang di sekitarku.

Sudahlah.. jangan bermimpi untuk mengulang masa lalu! Syukuri dan jalani perjalanan hidup hingga hidup itu terhenti [kelak].

Tuesday, October 31, 2006

perpisahan ini membunuhku!

tubuh ini merintih, merindu hangatmu
tersedu menyedan, mengingat aroma tubuhmu
jiwa ini merintih, merindu damaimu
tersedu menyedan, mengingat lembut buaimu

perpisahan ini [nyaris] membunuhku!
bagai hitam kelam kutukan Aphrodite;

..... yang terhapuskan!
ketika kudengar suara yakinmu
ketika kurasa kekuatan tekadmu

laksana Eros bersatu dengan Psyche'nya
penyatuan diri kita adalah nyata, kekasih

mauku, maumu
do'aku, do'amu
maka, bertemulah!
kupukupu berterbangan dalam tubuhku
bungabunga mewangi dalam hatiku
aliran air menyejukkan jiwaku

kamu;
ciptakan taman firdaus..
dalam aku

Saturday, October 28, 2006

Ku memimpikan bahagia saat kujalani sebuah kebahagiaan
Kebahagiaan penuh duri yang menancap dalam dalam hati
Hati yang menangiskan tawa tertawa dengan tangis
Tangis nan merdu menyayat merintih lelah
Lelah melangkah tak ingin berhenti
Berhenti mencaci maki hujat cinta
Cinta yang hangat merengkuh kuat
Kuat tekad berharap impian
Impian bahagia selamanya
Selamanya bermimpi
Bermimpi
I asked Allah to take away my habit. Allah said, No. It is not for me to take away, but for you to give it up.
I asked Allah to make my handicapped child whole. Allah said, No. His spirit is whole, his body is only temporary
I asked Allah to grant me patience. Allah said, No. Patience is a byproduct of tribulations;it isn't granted, it is learned.
I asked Allah to give me happiness. Allah said, No. I give you blessings; Happiness is up to you.
I asked Allah to spare me pain. Allah said, No. Suffering draws you apart from worldly caresand brings you closer to me.
I asked Allah to make my spirit grow. Allah said, No. You must grow on your own! ,but I will prune you to make you fruitful.
I asked Allah for all things that I might enjoy life. Allah said, No. I will give you life, so that you may enjoy all things.

For all the negative things we have to say to selves Allah has a positive answer for it.
You say: "It's impossible" Allah says: All things are possible
You say: "I'm too tired" Allah says: I will give you rest
You say: "I can't go on" Allah says: My grace is sufficient
You say: "I can't figure things out" Allah says: I will direct your steps
You say: "I can't do it" Allah says: You can do all things
You say: "I'm not able" Allah says: I am able
You say: "It's not worth it" Allah says: It will be worth it
You say: "I can't forgive myself" Allah says: I FORGIVE YOU
You say: "I can't manage" Allah says: I will supply all your needs
You say: "I'm afraid" Allah says: I have not given you a spirit of fear
You say: "I'm always worried and frustrated" Allah says: Cast all your cares on ME
You say: "I don't have enough faith" Allah says: I've given everyone a measure of faith
You say: "I'm not smart enough" Allah says: I give you wisdom
You say: "I feel all alone" Allah says: I will never leave you or forsake you
You say: "Nobody really loves me" Allah says: I love you
May Allah Be Pleased With all muslims Ameen.
I love each and every muslim for the Pleasure of Allah
"It is in rememberance of Allah that the heart finds peace"

Tuesday, October 24, 2006

Betapa rakus dirimu,
ketika kau tempati seluruh ruang ingatanku.

Betapa rakus dirimu,
saat kau nikmati seluruh rinduku.

Apa yang kau sisakan untukku?!??!
Royal Children Hospital
8 Oktober 2006
Aradea Pasha Prasetyo [7 minggu]

Pasha...
Tawa dan kebahagiaan menjadikan hidup berharga;
Tangis dan kesedihan mengingatkan akan kemanusiaan kita.

Anakku...
Syukuri setiap tawa dan tangismu;
jalani keduanya dengan kepasrahan dan pendekatan diri pada Tuhanmu;
niscaya lapanglah jalanmu dan ringanlah langkahmu.

Pasha, anakku...
dirimu adalah anugerah terindah bagi bapak dan ibu;
juga bagi semua yang mencintaimu.
Berjuang sayang, karna kami kan selalu membantumu..
dalam setiap do'a, terpanjat permohonan akan yang terbaik bagimu.
Prayer means we are talking to God;
then...
Intuition means God is talking to us.

Friday, August 25, 2006

Kamu tau..
saya malu;
pada telingamu yang mendengar bisikan rindu ini,
pada hatimu yang merasa debaran dada ini,
pada dirimu yang adalah bagian diri ini.

Kamu tau..
saya malu;
saat telinga ini merindu suaramu,
saat hati ini berdebar di dadamu,
saat diri ini bersatu dengan dirimu.

Kamu tau..
saya malu;
ketika merah cemburu,
ketika biru merindu,
ketika abu meragu.

Kamu tau..
saya ma(l)u meminta ini pada kamu;
sayangi saya dengan malu saya ini,
karna saya tak malu mengaku..
saya sayangi kamu slalu.
Tapak demi tapak langkah terjejak,
seiring berjalannya hidupMu
Hela demi hela nafas terhembus,
seiring mendekatMu padaNya

Malam ini, hari lahirMu terulang
peringatan akan berkurangnya
waktuMu di dunia fana

Rayakan.. rayakan..!!
Diiringi harap untuk keindahan di sisa langkahMu
Diiringi do'a untuk kedamaian di sisa nafasMu

Terimalah, hamburan terima kasih,
atas cinta yang Kau berikan,
di sela-sela hidupMu; untukKu

Ijinkan, kubalas semua itu,
dengan cinta yang Ku berikan,
dalam seluruh do'aKu; untukMu

Keindahan..
saat langkahKu menemani hidupMu
Kedamaian..
saat nafasKu menujuNya bersamaMu

Selamat Ulang Tahun, kekasih..!!

Zoen tjoep,
~ Aku'nyaKamu ~

Melbourne, 11 Agustus 2006
[KAMU]

Senandung suara tanpa tubuh
mengalun syahdu dalam keseharian
Seuntai kisah tanpa buku
tertulis indah dalam kehidupan

Perjalanan waktu antara kita
tak sejenak, bukan sekejapan mata
Penyatuan rasa hatiku - hatimu
tak sederhana, bukan tanpa usaha

Setiap mata terpejam
aku melihat cerita kita .. mimpi indah
ketika telinga tertutup
aku mendengar nyanyian kita .. lagu merdu

Tertatih kakiku melangkah
Rapuh sayapku mengepak
menuju dirimu,
merangkai alur hidup kita...
bersama kamu .. aku bahagia!!

Monday, July 10, 2006

Teringat percakapan semalam dengan seorang teman:

(saya) Dia berharga untuk saya.
(teman) Apa yang telah dia beri untukmu?
(saya) Bukan apa yang dia beri untuk saya, tapi apa yang saya ambil darinya.
(teman) Kmu mencuri darinya?
(saya) Saya mendapatkan sesuatu, tanpa dia merasa kehilangan.
(teman) ...???
(saya) Dia tetaplah Dia; dengan Aku yang menyerap Jiwa-Nya.
(teman) Ah, kmu hanya seorang maling pintar.
(saya) D**m! mobil itu nyalip dari kiri!!!

percakapan terhenti, karna saya harus konsen nyupir lagi..

Tuesday, July 04, 2006

Tu[h]an

Mencipta -dua- dalam -satu-
Terbagi sepotong tulang rusuk
Aku memujaNya
... selayak ...
Aku memujinya
Bulan sendiri tanpa bintang, sunyi..
lengang langit malam, kosong.
[se]Kosong hati ini, sepi..
dingin tanpamu dipelukku, beku.

Sunday, July 02, 2006

Dia bilang..
kamu milik dia;
milikmu kah dia,
wahai kamu?!?
Yang aku tau..
aku milik kamu;
milikku kah kamu,
wahai kamu?!?
Mungkinkah..
kami milik kamu;
milik kami kah kamu,
wahai kamu?!?
Tapi..
aku bukan kamu;
kamu bukan dia;
dia bukan aku...
Milik siapa,
wahai aku, kamu dan dia?!?
Hei, Kamu sang Maha Tau..
jawab aku!!!

Monday, June 19, 2006

Bunda, maafkan aku...
yang menggigit lidah anakmu,
menahan caci atas tulisan takdirku.

Bunda, ampuni aku...
yang menikam hati anakmu,
mencipta maki atas kisah kasihku.

Bunda, peluklah aku; erat...
anakmu bergelimang pedih,
anakmu berbalut derita,
anakmu berbisik rintih,
anakmu berdosa.

Bunda,
aku jatuh dalam [neraka] cinta.

Sunday, June 18, 2006

malumalumengaku
... rindu ...
&
... cemburu ...

Wednesday, June 14, 2006

Jiwa & ragA
~ CAPEK ~

Saturday, June 10, 2006

Halah.. halah..
kenapa tho'.. jaman udah maju gini, dimana orang jalanjalan'nya ke bulan; masih adaaaa aja orang yang berpikiran .p.i.c.i.k. ... heeeuuuuuhhh -menghela napas panjang-.

Ga ngerti -gelenggeleng kepala-, saya benerbener ga ngerti mesti ngomong apa. Saya speechless, sungguh.. terbengongbengong ria, saat kabar itu hinggap di telinga saya.

Seseorang: "saya merasa ga nyaman klo ada dia, seperti'nya dia masih ada perhatian sama saya, masih sayang"
lalu orang lain: "oke, klo gitu ya kita ga usah ajak dia dan juga jangan ngajak orangorang yang selalu bermain bersamanya"
dan semua: "setuju".

BAH..!!!!!
Ge O Be eL O Ka banget ga, sich..?!??!!

-Pertama-
Apa coba yang bikin kamu mikir klo saya bakal pingin "balik" ama kamu..?!?
Aduh.. udah dech! Saya udah tau klo saya harus hentikan perasaan "itu", saya sudah berusaha (keras) untuk melakukan'nya, dan saya merasa sudah sangat berhasil.
Lagipula, sekarang saya punya seseorang yang saya sangat sayang.. dan itu bukan KAMU..!!!
-Kedua-
Kalian tuh udah gede.. udah dewasa. Mesti'nya ngerti dong, untuk bisa membedakan permasalahan. Masa' karna ketidak nyamanan seseorang atas kehadiran seseorang harus merugikan orangorang lain'nya. Klo dia ga mau ada saya, jangan dong.. terus mengisolir temanteman saya -yang notabene juga temanteman kalian- untuk melakukan halhal yang biasanya kalian lakukan bersama. Cukup bilang: "kami ga mau kamu datang".. maka saya ga akan datang dan saya tidak akan melarang temanteman saya untuk datang.

Saya BENCI.. ketika ketidak nyaman'an TOLOL'mu membuat saya dijauhi temanteman saya karna mereka takut dijauhi temanteman lain'nya.

Aaaaargghhh.. saya ga mengerti. Mengapa orangorang pintar -saya tulis kata itu miring- bisa begitu bodoh..???!!

Tuesday, June 06, 2006

Syaraf motorik tangannya terkadang sangat independen dari pengaruh kekuasan otaknya, sehingga ia dapat menciptakan ruparupa karya tanpa perlu bertapa brata mencari wangsit dahulu.. saktinya, sang karya ruparupa itu jarang sekali gagal menghibur saya si buta karya.. ;)

Selayak itu pula; jiwanya adalah bentuk sebuah kebebasan yang menolak menjadi abdi sebentuk penguasa, karena baginya tak ada mahluk sejenisnya yang lebih berkuasa atas dirinya selain ia sendiri.. karenanya, satusatunya keterbatasan dalam bebas hidupnya diciptakan oleh persepsi dirinya sendiri tentang sebuah batas.. ;p

Angkuh..?!? tentu saja angkuh..dan itu halal bagi jiwanya yang terbang bebas lepas menuju cakrawala luas.

Sombong..?!? jauh dari sombong..adalah haram bagi dirinya untuk mengganggu gugat keyakinan orang lain yang berbeda dengannya, karena ia pun tak ingin diganggu gugat.

Semangat.. semangat..!! wujudkan kebebasan sandal jepit..!!

-Saya simpan tulisan ini.. karna inilah kamu di mata buta saya-

Saya menulis testimonial untuk dia, dengan sepenuh hati.. karna saya suka menulis testimonial untuk dia; saya bahagia.. hanya karna menuliskan'nya.

Dia tidak suka testimonial dari saya, bosan kata'nya.. karna dia tidak suka mendapat testimonial dari orang yang sama; dia tidak bahagia.. karna saya mengirim testimonial.

Marah kah saya? Oooohh, tidak.. saya tidak marah.

Saya kecewa.. sedih.. terluka hati.
Ternyata, kebahagiaan saya.. tidak membahagiakan dia.

Maafkan saya.. maaf.

Monday, June 05, 2006

Friday, June 02, 2006

Lelap dalam gelap, aKu terlelap bermusik senyap.
Hingga suaraMu mengalun, maka jiwaKu terbangun.
Cipta sebuah rasa, kaMu tercipta berwujud cinta.

Wednesday, May 31, 2006

Duhai, dia lucu sekali.. terkikih saya mengikik.
Duhai, dia manis sekali.. tersipu saya merona.
Duhai, dia baik sekali.. terbuai saya melayang.
Ah.. ah..
mengapa dia?
ada apa dengan saya?
Tolong;
Palingkan wajahmu dari kepalaku.. takut
Longgarkan pelukanmu dari tubuhku.. sesak
Lepaskan cengkramanmu dari hatiku.. sakit.

Tanpa itu semua pun,
ku tak mampu lari dari mu.

Tolong aku,
yang tak bisa menolong diri ini dari kamu.

-Hari ini, setitik air mata mengalir atas kamu & dia. Tanpa sebab-

Tuesday, May 30, 2006

JalAn seakan tak berjalan;
saat langKah terdiam.. tubUh menatap tembok
saat Jalan terhenti.. jiwA melihaT -sesal-
WaktU seakan tak berwaktu;
ketika sadar memancar.. diri terketuk gada
ketika waktu mengHilang.. hati terHantam -perih-
.....
Putuskah jAlanku?
.....
Habiskah wakTuku?
SESAL Ini PERIH

Sunday, May 28, 2006

Seharusnya saya tidak memperpanjang topik ini; bukan karna topik ini tidak berguna.. tetapi lebih karna orang yang membuka topik ini adalah seseorang yang membuat saya cemburu. Nanti saya dikira sakit hati cemburu kalau saya membuka wacana tentang topik ini. Tapi, apapun alasan dibaliknya.. saya berpikir tentang hal ini beberapa waktu...

"... jadilah orang yang baik, orang baik tidak pernah janji..."

Benarkah orang baik tidak membuat janji..????? Saya sering sekali berjanji.. well, ga bisa dibilang sering sih; tetapi saya mengisi banyak bagian hidup saya dengan janji. Saya membuat banyak janjijanji untuk group meeting, saya berjanji pada Yudith menemaninya membeli kado untuk suaminya, saya janji ke mbaAnni untuk membawanya melihat Fitzroy Garden, saya membuat janji dengan dosen saya untuk konsultasi final paper, saya menjanjikan ibu sebuah alat pijat untuk kaki tuanya, saya mengucap janji pada bapak untuk belajar yang rajin.. saya manusia penuh janjijanji.. apakah berarti saya bukan orang baik..??!!?

Saya punya pendapat lain...
Orang baik; berhatihati membuat janji dan berusaha sekuat tenaga untuk menepatinya.. bila akhirnya pun tak mampu menepati janji itu, ia akan meminta maaf, intropeksi diri & berusaha memperbaiki kesalahan.. bila benarbenar yakin tidak bisa menepati sebuah janji, barulah ia tidak membuat janji.

Bukankah dalam hidup, kita tidak berlari dari kenyataan.. melainkan melakoni kenyataan itu, merasakan nikmat dan pedihnya, belajar dan berusaha menjadi lebih baik. Kita tidak berlari atau menghindari sesuatu dengan tidak menciptakannya.. tetapi kita berjalan maju menghadap ke muka, melakukan sesuatu dengan segala tanggung jawab, risiko ataupun keuntungan yang ada bersama tindakan kita itu. Kalimat kunci disini adalah tidak berarti orang baik tak pernah janji. Tetapi orang baik berpikir matangmatang sebelum berjanji, karna janji adalah tanggung jawab individual terhadap diri sendiri dan juga orang lain.. bukan lalu tak mau membuat janji sama sekali, karna takut tak mampu memenuhinya; dimana kepercayaan diri pada diri sendiri..?!?. Berbaik hatilah pada diri sendiri, percayalah bahwa dia mampu memenuhi sebuah janji.

Ah, baik atau tidak baik seseorang adalah penilaian subjektif beragam lensa kacamata manusia. Maafkan saya dengan pendapat saya. Tetapi saya yakini itu. Bukan berarti saya adalah orang baik.. saya, tjuma saya sadjah. Saya ingin menjadi orang baik. Bukan berarti saya tak akan pernah membuat janji lagi. Tetapi terima kasih pada Kamu.. yang telah mengingatkan saya, untuk lebih berhatihati membuat janji, berusaha semampu saya menepati janjijanji saya dan berani untuk tidak berjanji, bila saya merasa tak mampu memenuhinya. Dalam janji ada tanggung jawab besar.. terima kasih lagi, atas peringatan yang baik dari Kamu. Seperti kata lakilaki tersayang saya, Kamu memang si orang yang baik.. pertanyaan saya: "apakah Kamu tidak pernah berjanji..?????".

Monday, May 22, 2006

...

"Emang dia masih sama pacarnya?"
"Sepertinya sih masih."
"Ga baik loh, dik.. buat kamu dan juga dia."
"Iya sih, mba... heeuuuhh..!!"
"Aku cuma mikirin kamu loh."
"Iya.. aku ngerti, mba.. terkadang pengen marah sama dia."
"Karna masih sama pacarnya??"
"Bukan.. tapi karna dia bikin aku sayang sama dia."
"Loh, itu bukan salah dia dong.."
"Maka'nya, aku ga pernah bisa marah sama dia. Toh, walopun dia bikin aku sayang dia.. klo aku ga mau sayang, ya ga sayang aja."
"Nah itu dia, dik. Kamu ngerti kan..?!"
"Aku ngerti itu. Yang aku ga ngerti.. knapa aku sayang dia sih, mba?"
"Hah.. aku yakin, kamu tau knapa. Kamunya aja yang denial terus."
"Aku takut kehilangan dia, mba.."
"Aduh, adikku sayang.. jangan gitu terus ach! Mesti berapa kali aku ingetin sich?!"
"Hehehehe.. jangan bosen ya, mba. Hanya mba yang bisa temenin aku buat masalah yang satu ini."
"Duh, kadang aku heran.. apa yang bikin kamu suka dia..??!! Logikaku ga nyampe dech."
"Logikaku juga kok, mba.. hehehe.. kaya'nya aku emosional banget buat yang satu ini."
"Hah.!! emang kamu tuh buat semuanya emosional thok yang dipake."
"Hahahahahaha.. aku emang gitu ya, mba..?? Udah ah, udah mateng tuh pepesnya. Makan yuk! Pokoknya, aku sekarang ngrasa sayang dia.. biarin dulu dech, mba. Kita liat aja nanti yaaa."
"Terserah, pokoknya jangan ngeluh terus klo dia lagi ama pacarnya loh. Pake meranarana cemburu.. halah.. halah..!!"
"Huahahahaha.. galak amat sich, mba. Ntar klo aku ga meranarana, dibilang terlalu gembira dalam mimpi.. hahahahhahahahaha.."
"Dasar! anak kok cengengesan wae.. Yo wis, maem gih!"
"Yippie, pepes ikan.. Makasih, mba."

-- peluk siMba kenceng, berharap dapat aliran hangat hatinya untuk hatiku yang dingin --

"Eh, knapa kamu ga ama si anak baru itu aja sih.. dik? Keliatannya baik dan ngeliatin kamu terus.. hehehe.."
"Halaaahhhh, siMba.. klo emang suka kan ntar juga berdebardebar sendiri."
"Gimana kamu mau berdebar, klo kamu mikirin lakilaki itu terus."
"Klo aku masih mikirin dia.. ya, brarti aku emang belum mau didebarin lakilaki lain. Udah lah.. biar si debar itu dateng sendiri.. klo emang mau dateng. Klo engga ya udah. Toh, aku masih berdebardebar sama lakilaki nun jauh disana."
"Ach, kamu nih ya.. keras kepala! Sayang hatinya gampang luka, ga seperti kepalanya! Ntar klo udah sakit hati, tanggul airmatanya pecah. Yang keras kok cuma kepalanya..?!?"
"Hehehehehe.. pepesnya pedes, tapi enak."
"Trus.. klo ama si itu..??! tadi kamu seharian ama dia kan? masih berdebardebar ga?"
"Hahahahaha.. masih, mba! debardebar amarah... huhahahahahha.."
"Arrgghh, ga bisa diajak serius nih anak!"
"Udah deh.. klo ama dia, aku mau cooling down. Pengen bisa main seperti dengan yang lain. Walopun kadangkadang, emang ada beberapa hal yang bikin keinget jaman dulu."
"Iya dech, klo inget merana'nya kamu.. dia emang jadi ga worthed."
"Jangan gitu ach, mba. Semoga aku dan dia bisa dapat orang lain yang lebih baik aja. Aku kangen lakilakiku sayang."
"Haiyaaaa.. kamu nih yaaa.. Bosen ah..!!"
"Hahahahhaahhahahaha..."

-- malam itu udara dingin, tapi rumah siMba memberi banyak kehangatan --

Sunday, May 21, 2006

Pelajaran demi pelajaran; betapa saya disadarkan oleh sebuah konsep tentang "hidup adalah pelajaran tanpa henti". Tidak hanya pelajaran tentang diri sendiri, tetapi juga pelajaran tentang interaksi dengan berbagai jenis manusia yang subhanAllah, beribu wajah, beribu sifat. Terkadang, saat kesusahan yang diterima oleh diri.. maka pikiran dan perasaan pun digelapkan oleh amarah pada keadaan yang tampak tak berpihak pada diri. Padahal, dengan sedikit kepasrahan.. menerangkan otak dan hati, akan tampak sebuah ilmu di ujung kesulitan. Sebuah ilmu yang entah kapan akan saya perlukan, ketika saya menapakkan langkah dalam kehidupan fana saya.. yang entah kapan akan dihentikan olehNya. Terima kasih, alhamdulillah.. saya, mahluk lemah nan cengeng ini.. Engkau limpahi dengan berjuta pembelajaran tentang hidup sekarang dan kehidupan kelak. Saya mungkin akan tetap menangis, tetapi saya coba untuk menyaring ilmu dalam setiap pembelajaran yang penuh luka ini. Saya coba.

Wednesday, May 17, 2006

Normalkah..
bila merasakan kehilangan atas sesuatu yang tidak pernah dimiliki?

Saya merasakannya..
dua kali.

Saya jatuh suka pada seorang lakilaki; lakilaki yang tidak terlalu saya kenal dan belum pernah saya temui. Dia milik orang lain; bila suatu hubungan antara perempuan dan lakilaki tanpa pernikahan bisa dikatakan suatu kepemilikan. Lakilaki yang saya jatuhi suka; bukan milik saya. Tibatiba dia menghilang dari hidup saya; mungkin dia bersama perempuan yang memilikinya.. saya kehilangan. Suatu rasa kehilangan yang sangat dalam, sehingga saya kehilangan pegangan.. saya limbung dan hidup saya menjadi tidak seimbang. Tetapi, ada lakilaki lain yang menjatuhkan sukanya pada saya. Dia membantu saya kembali pada kenyataan dan mengobati rasa kehilangan itu. Semua menjadi seimbang lagi, walaupun akhirnya hubungan itu mesti terhenti.
Saya kehilangan lakilaki yang tak pernah saya miliki.

Saya kehilangan sesosok manusia mungil yang tak pernah saya miliki.
Sosok mungil, yang jangankan dimiliki saat ini.. diharapkan pun belum, karna saya belum berada pada posisi dimana saya bisa mengharapkan sosok mungil yang adalah milik saya sendiri. Ketika saya dihadapkan pada kondisi yang -semestinya- saya harapkan, bahwa saya tidak memiliki sosok mungil itu, saya merasa kehilangan. Rasa kehilangan yang aneh dan menyedihkan, rasa kehilangan yang tak dapat saya uraikan.. suatu rasa yang dipicu -mungkin- oleh suatu pengharapan terdalam jiwa saya.

Saya kehilangan sesuatu yang tidak saya miliki;
dan saya bersedih atasnya.
Normalkah itu..??!??

Wednesday, May 10, 2006

I will never ever understand.....
why someone want to purposely hurt another's heart;
while they rarely meet & interact each other;
when they fairly have a chance to be a friend, more over an enemy..?!!?

I will never ever undestand.....
since I have no attention to hurt anybody's heart;
because life is to beautiful to paint with anger;
hence life should be an opportunity to share love, in spite of hate.

It's just me.....
who look at the world with my eyes;
who could be hurt by a tiny winy bity sense of hate;
whose wondering, what have i done wrong to her?
I will never ever understad.

I just wanna lying my head on the shoulder of my dear one;
tell him my sadness and crying a little bit;
while his arms hold me tight;
and i feel warm & safe.

Wednesday, May 03, 2006

Tadi, ada seorang lakilaki menggenggam tangan saya; terasa aneh.. terasa tidak sepantasnya.. terasa tidak wajar. Hangat.. memang genggamannya hangat; tetapi hanya kehangatan sebatas kulit tangan saya saja.
Ada yang berbeda dengan genggaman yang terakhir saya dapat dari lakilaki tersayang saya; kehangatannya merasuk lebih jauh dari lapisan kulit.. bahkan, saat ini pun saya masih dapat mengingat kehangatannya. Genggaman itu, genggaman yang terasa wajar sebagai milik saya.

Tuesday, May 02, 2006

Manusia mestinya menjalani kodrat;
menjalani kemanusiaannya.

Ga perlu dech, bergaya..
jadi setan, jin, genderuwo, kuntilanak;
ato bidadari, nabi, malaikat;
apalagi Tuhan..!!

Repot amat..!!!

Malu sama alam..
belajar gih sama alam!
Mereka menjalani kodratnya;
jadi alam..

.. lihat, daundaun kuning dan merah jatuh berguguran lalu jatuh ke tanah.. cantik.. cantik.. mereka hanya menjalani kodratnya.. gugur di musim gugur ..

Monday, May 01, 2006

Ahh, saya heran bin bingung..
siapa sich orang bodoh yang sok pintar dengan membuat undangundang berisi sampah:
"kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa bukanlah suatu agama" ..???!!
lalu bagaimana dengan salah satu kotak di dada Pancasila bermakna Ketuhanan Yang Maha Esa berposisi??? kasihan pancasila nungging malu menyembunyikan paruh di keteknya.
Aaaaaahhh.. saya kesal!!
Duduk melek ato tidur di kursi empuk gedung megah tapi bodoh sok pintar pintar bodoh pintar sok bodoh ngaku wakil rakyat bodoh memperbodoh...!!!!!!!!

Sunday, April 30, 2006

Saya dan dia, kami menghabiskan malam bersama.. seperti dulu saja. Sempat ga kebayang kalau kami akan pernah berjalan bersama lagi, tanpa kejengahan karna dia mencoba menghindari kehadiran saya. Tapi tadi malam, kami berjalan bersama lagi, seperti biasa. Terucap sindiransindiran ringan yang hangat dalam percakapan santai di sepanjang jalan yang basah oleh rintikrintik mungil air hujan kota Melbourne. Terucap perhatianperhatian ringan yag manis saat dia menyadari bahwa saya menenteng payung tanpa dibuka dan tentu saja, saya selalu lupa membawa jaket saya dari dalam mobil.. "kamu kedinginan ga?" tanyanya. Di rumah makan Thailand itu .. seperti dulu .. kami sibuk berdiskusi tentang menu, yang tentu saja dengan manjanya dia akan memaksakan apa yang dia mau.. walau dia berulangkali memastikan kalaukalau saya keberatan, ah.. saya ga pernah keberatan kok, dia tau itu.. De javu, nasi saya kebanyakan-dia pindahkan ke piringnya.. entree yang isi 1 tiap macam-dia minta saya potong dua untuk masingmasing kami.. lauk di piringnya habis-saya sendokkan lagi dari piring saji.. tak sadar saya melakukan itu, dan dia.. ah, dia lakilaki yang senang dimanja. Sepanjang malam, saya hindari tatapan matanya.. hingga saat kami berpisah, tak sengaja mata kami saling bertemu.. tatapan itu, tatapan yang dulu.. atau saya hanya terlalu lelah dan mata saya rabun.

Ah, sweety pie.. sepanjang malam itu, saya tau kamu sibuk dengan rencana besarmu.. hingga sms saya pun terbalas lama setelah saya kirimkan. Sepanjang malam itu, jasad saya bersama dia.. tetapi pikiran saya kepada kamu. Dan bukan, makan malam itu tak berlilin apalagi remangremang.. hahaha.. udangnya pedes buangeeethh (walaupun dia bilang pesan yang medium pedesnya), sayurnya sayur capcay, walau entree'nya memang enak.. tetapi saya yakin, makan nasi goreng dengan kamu akan jauh lebih nikmat untuk saya apalagi bakso bakar dua porsi.. hahahaha.. =)
.. CintaKumaK, sweety pie ..

Thursday, April 27, 2006

Tadi saya bertemu lakilaki itu, ah.. senyum dan nada sapanya persis seperti saat kami masih bersama. Seakan tak pernah ada duka yang ia goreskan, ia menghampiri saya dan menebarkan hangat auranya. Lemah lembut, ia menyapa saya dan menciptakan jarak yang tak berjarak diantara kami.. persis seperti dulu ia berbicara dengan saya, seakan tak pernah ada jeda dalam hubungan kami. Selintas, saya ingin merengkuh lengannya. Sekilas, saya seakan kembali ke masamasa indah itu.
Sekejapan mata, keajaiban semu itu berarak menghilang.. saya teringat pada lakilaki tersayang saya nun jauh di seberang lautan biru. Segelengan kepala, imajinasi keindahan masa lalu itu terhalau oleh nyatanya rasa yang saya punya untuk lakilaki tersayang saya di sana.
Lakilaki itu adalah masa lalu penuh suka dan duka. Lakilaki itu telah berlalu dari hati saya, walaupun saya sadar tidak begitu adanya dengan kehadiran badaninya. Saya harus terbiasa dengan senyumnya dan sapaansapaan hangatnya, karena saya dan ia akan sering bertemu.. pertemuan tanpa dalamnya rasa yang ada di masa dahulu antara saya dan ia.
Ah, sweety pie saya tersayang.. terima kasih atas hadirmu dalam hati saya, bawa saya dari imajinasi semu hangatnya. Sweety pie, walau kamu jauh.. saya sayang kamu bukan lakilaki itu.

Eh, panjang umur lakilaki itu. Tuh kan, masa lalu terulang.. setelah sekian lama ia menghilang, tumbentumben dia menelpon saya, ga ada keperluan apaapa lagi.. hahahaha, adaada adjah..!! =))

Wednesday, April 26, 2006

Sayang,
dengan kemampuan dan kekuatanmu
dan sedikit kemanjuran do'a dan teriakan semangatku
aku yakin.. kamu pasti bisa lalui tantangan hidup (berat) ini.

Sayang,
aku mungkin ga ada disana untuk kamu
adapun.. ga tau ada gunanya atau engga;
tapi kamu harus tau bahwa hatiku bersamamu
ga tau juga apa gunanya buat kamu..
yang pasti aku ga mau kamu sendirian;
setidaknya kamu bisa membagi lelah emosimu padaku.

Sayang,
aku sayang kamu.
mimpi buruk:

intronya Nirvana (lupa lagi judulnya)
"BISA NGGA SICH, GA NGEGANGGU SEHARI ADJAH...!!!!!!!!!"
" taaap...(i)..."
ceklek..!!
tuuuuuuuuuuuuuuuuuutttttt...
- bengong -
- merangkak ke tempat tidur -
- nangis kaya bayi -
- tersedu sambil bengong -

hah..!! jadi ga brani tidur sekarang..
Menulis: bagi saya, bukan hanya suatu tindakan mengutakngatik bentuk bahasa agar indah dibaca dan membuat orang lain puas.
Menulis: bagi saya, adalah bentuk perwujudan kebebasan jiwa manusia untuk berpikir dan merasa, yang penting saya (yang menulis) puas.
Jadi, jangan larang saya menulis apa yang saya ingin tulis tentang apa yang saya pikir dan saya rasa dalam bentuk yang saya mau. Terserah saya!!! toh saya yang menulis. Terserah kalian!!! mau suka atau tidak, mau bangga atau kecewa.
Bahkan menulis essay yang saya tidak suka pun adalah perwujudan kebebasan jiwa saya yang ingin sekolah. Nah, kenapa saya tidak boleh menulis lagi bulletbullet(in) yang bodoh?? toh bukan berarti saya menjadi bodoh karena menuliskannya, bahkan terlalu pintar sehingga bisa mengatur level penulisan sekehendak hati saya. Lagian, siapa kamu??!! yang bisa menilai bahwa tulisan saya adalah tulisan ga berbobot, bagaimana kamu tau seberapa dalam bobot tulisan itu bagi saya? Kalau kamu bilang tulisan saya bodoh, jangan baca bulletbullet(in) itu, nanti kamu jadi (tambah) bodoh..!!!
Lagian, dari awal.. kenapa juga sih kamu suka ngaturngatur saya? Dari cara saya berbaju, berinteraksi dengan orang lain, sampaisampai rambut saya pun diatur kamu..!?! Saya suka kamu sebagai teman yang saya pikir pintar (ternyata kamu kurang pintar bergaul dengan manusia lain yang berparameter berbeda dari kamu). Kata sweety pie saya, manusia itu bebas tanpa batas.. nah, jadi kamu ga boleh batasbatasi saya.. toh saya ga pernah batasbatasi kamu, yang ada saya cuma coba ngertiin parameter hidup kamu; kalo ga cocok sama punya saya, yah itu urusan kamu.
Sudahlah, saya masih ingin berteman dengan kamu. Walaupun nilainilai hidup kamu bertabrakan dengan sukasuka hidup saya. Oh, ya.. saya suka cheese pie yang kamu bawa untuk saya (beli dimana sich?), akan semakin enak bila kamu tutup mulut tentang bulletbullet(in) saya.

Seandainya kamu ga gampang sakit hati, pasti tulisan ini udah tersemprot di muka kamu. Sayang, kamu mudah depresi dan terlalu sensitif. Belum lagi mulut kamu yang kebocoran embernya udah sampai titik kronis. Hei, terserah kamu.. toh itu cara kamu menghadapi hidup. Dan ini cara saya membebaskan pikiran dan rasa saya.

Tuesday, April 25, 2006

I'm so sory;
I'll contact you when you are ready.
JIWAKU BERDARAH
DITIKAM TAJAM KATAKATA
DARI DIA YANG KUCINTA

.. My Lovely Angel ..
Meuni serieus atuh si akang teh, untung atuh nuhun ke Gusti Allah.. biar lagi serieus kitu tetap wae kasepna teh teu ilang.. hehehehe.. sukur, sukur, alhamdulillah.
Biar udah dimintain tolong tutup pintu biar ga kena sinar matahari, klo lagi serius gitu mah mana mau diganggu gugat.. ato sengaja biar punya lingkaran hallo di atas kepalanya, kaya' malaikat.. hehehe..
Ga ngerti, kenapa juga saya teh bisa sayang sama kamu.. tapi emang hati mah ga usah dipertanyakan bukan..?!! suka ga beralasan, sukasuka dia adjah.
Ada lagu yang bilang bahwa kita ga bakal ngerti tentang suratan dan ga perlu resah karna cinta ga akan salah.. nah, ya udah.. saya mah mau ga resah, mau ga bingung ama rasa yang ada di hati. Sekarang mau disyukurin adjah, karna dikasih sama yang Kuasa perasaan indah buat kamu ini. Eh, syukur syukur kalo kamu juga sayang ama saya. Toh, perasaan sayang ga memaksa kembalian walopun ngasihnya ga paspas'an, kadang lebih, seringan juga kurang.. ;)
Pokoknya mah, berharap yang terbaik buat kamu.. yang jalannya masih panjang, yang masih penuh mimpi akan kemandirian, yang masih punya banyak impian.
-Saya sayang kamu-
Saya sangat beruntung bisa berkenalan, bertemu, bersama, bercinta, berbagi dengan kamu;
selalu berharap: agar saya juga membawa arti bagi hidup kamu.
-bukan kesiasiaan-
Geuleuh yaaa.. isinya teh tentang kamu melulu.
Tapi saatsaat mengingat kamu adalah obat penenang buat saya yang lagi geuleuh ama tugas dan sekolah.. hehehehe..
(>_<)

Monday, April 24, 2006

I'm emotionaly exhausted of being in love;
it doesn't mean that i'm tired of loving you, my sweety pie..
it's just that I have to path a step back - take a deep breath - and relax a bit.

I love of being in love;
but for me...
love is born from the pleasure of being together,
love then fed by the necessity of to be together,
love finally concluded as impossible of separation.

This condition of being away from you, my sweety pie .. exhaust me;
thus, I have to path a step back - take a deep breath - and relax a bit.

.. ak udnir ind umak ..

Isengiseng ikutan kuis.. huahahahaha.. ;)

Your Heart Is Blue


Love is a doing word for you. You know it's love when you treat each other well.
You are a giving lover, but you don't give too much. You expect something in return.

Your flirting style: Friendly

Your lucky first date: Lunch at an outdoor cafe

Your dream lover: Is both generous and selfish

What you bring to relationships: Loyalty

Saturday, April 22, 2006

- Kasih -
sayasayangikamusangat;
sayangisayaselaluya..
- Cinta -

Thursday, April 20, 2006

Suatu kesadaran; menyakitkan tetapi harus disadari.

Saya sakit hati;
akan banyaknya ia dalam hidupmu.
Saya geram hati;
akan perhatianmu pada dirinya.
Saya iri hati;
akan hadirnya ia dalam harimu.
Saya patah hati;
akan cintamu pada dirinya.

Hati saya serasa mau mati.
Hati saya cemburu dan ingin bunuh diri.

Kesadaran...

Saya sadar;
sebuah hati tak bisa dipaksakan.
Saya sadar;
sebuah hati tak bisa dikendalikan.
Saya sadar;
sebuah hati adalah wujud kebebasan.
Saya sadar;
sebuah hati hanyalah sebuah hati.

Hati kamu adalah punya kamu.
Hati kamu tentulah berhati dan kamu mengerti.

Karena saya berhati -walaupun hati saya nyaris mati-
maka saya mencoba mengerti;
bahwa kamu dan saya samasama memiliki hati.

Suatu kesadaran; menyakitkan tetapi harus disadari.